Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Kali ini saya akan melakukan setingan untuk membatasi bandwith
mengunakan simple queue pada mikrotik. Caranya cukup mudah kita hanya
menambahkan settingan pada Queue nya saja setelah kita melakukan
beberapa settingan pada Router pusatnya. Setelah Router pusatnya sudah
selesai disetting maka langkah selanjutnya adalah disambungkan pada
Radionya, menggunakan salah satu IP bridge yang sudah ditambahkan pada
IP bridge. Lihat settingannya berikut ini..
1. Pertama masuk pada halaman utama mikrotik, lalu setting IP Ether1 dengan IP otomatis atau DHCP Client.
6. Kemudian ceklist enable pada Web Proxynya
7. Langkah berikutnya, supaya admin (kita) dapat mengontrol sekaligus
dapa mengakses internet, maka kita buat IP satu lagi untuk PC kita,
8. Berikutnya, pada PC milik kita setting dengan IP yang telah
ditambahkan sebelumnya, kemudian klik Advanced, dan tambahkan IP outdornya, yaitu 50.0.0.1/24
9. Selanjutnya kita akan memasukkan ether2 ke dalam Power Beam yang
akan kita setting sebagai Access Point, di sini saya akan menyetting
secara static dengan memasukkan IP outdoor yaitu 50.0.0.2/24 dengan
subnett mask 255.255.255.0 seperti sebelumyna kita sudah pernah
menyetting Power Beam sebagai Access Point seperti pada link berikut :
https://desvitra12.blogspot.com/2018/12/cara-setting-power-beam-m5-400-sebagai.html
https://desvitra12.blogspot.com/2018/12/cara-setting-power-beam-m5-400-sebagai.html
Tetapi bedanya kita akan menambahkan IP pada network dan masukkan IP
outdoornya IP: 50.0.0.2 dengan gateway : 50.0.0.1 dan subnet mask
255.255.255.0
10. Setelah kita melakukan settingan pada Access Point selanjutnya kita
akan melakukan settingan Pada Station. Disini kita akan memasukkan kabel
LAN pada Station ke WAN pada Mercusys. Seperti sebelumya kita sudah
pernah menyetting Power Beam sebagai Station seperti pada link berikut:
https://desvitra12.blogspot.com/2018/12/cara-setting-power-beam-m5400-sebagai.html
https://desvitra12.blogspot.com/2018/12/cara-setting-power-beam-m5400-sebagai.html
Disini kita juga akan melakukan settingan secara static dengan IP
Outdoor seperti diatas, kami akan memasukkan IP: 50.0.0.3, gateway :
50.0.0.1, subnet mask 255.255.255.0 pada menu network
11. Kemudian kita akan melakukan settingan pada Mercusysnya secara static. Cara lengkapnya seperti pada link berikut :
Disini kita akan memasukkan IP pada Mercusysnya menggunakan IP Indoor
yaitu : 192.168.20.2 gateway : 192.168.20.1 dan subnet mask :
255.255.255.252
12. Selanjutnya kita akan Memanagement Bandwith pada Router Pusatnya
Pertama kita pilih menu Queues disini kita akan melakukan settingan
simple Queue maka kita masuk ke menu Simple Queue>General. Pada name
kita bisa isikan sesuai keinginan dan pada target kita masukkan IP yang
akan kita batasi bandwitnya yaitu 192.168.20.1/30 tanpa slice selanjutnya
pada dst (destination) kita masukan port yang tertuju pada IP yang telah
kita targetkan sebelumnya yaitu Bridge1. Kemudian pada target upload
dan target download kami masukkan secara dedicated/seimbang disini saya
akan memasukkan target upload 1M dan target download 1M lalu kita apply
lalu OK. Seperti gambar berikut





















0 komentar:
Posting Komentar